Read Time:2 Minute, 26 Second

BOGOR ||
Bertepatan dengan Peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI Ke-76, kegiatan di PGRI Cabang Tajurhalang kali ini agak berbeda dibandingkan  dengan kegiatan tahun sebelumnya. Tampak antusias para guru terbilang tinggi hingga melebihi kapasitas daya tampung gedung sampai peserta memenuhi jalan disekitar Gedung Guru Tajurhalang yang kondisinya masih dalam tahap pembangunan, Kamis (25/11/2021).

Tampak puluhan Nasi Tumpeng berjejer menghiasi beberapa meja di dalam gedung guru Tajurhalang sebagai partisipasi dari para pengurus ranting PGRI dan beberapa sekolah se Kecamatan Tajurhalang.

Diawali dengan pembacaan Dzikir dan Do’a bersama serta lantunan ayat suci Al-qur’an  yang di bawakan oleh seksi bidang pembina kerohanian PGRI cabang Tajurhalang, Ustadz H. Mawan Sutami, menambah khidmat dan khusyu acara yang ditujukan khusus untuk mengenang para pahlawan dan tokoh  pendidikan yang telah berjasa di negari ini.

Ketua PGRI cabang Tajurhalang, Amsar Zaini melanjutkan acara  ini dengan penyampaian laporan kegiatan yang telah dilaksanakan dalam memeriahkan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke 76 baik yang diadakan di tingkat cabang maupun di tingkat kabupaten seperti turnamen bola voli, tennis meja, sepak bola, bulu tangkis dan catur.

Amsar Zaini juga menjelaskan puncak acara akan diadakan turnamen sepak bola antar ranting PGRI Tajurhalang yang akan dilaksanakan pada tanggal 4 Desember mendatang.

Akhir dari sambutannya, BeliauKetua PGRI Tajurhalang tersebut memberikan yel-yel guru. ‘Hidup Guru ! ….. Hidup PGRI…..! Solidaritas…Yes!!! ‘

Koordinator Pelayanan PGRI Tajurhalang, Euis Farida menyampaikan kata sambutannya dengan memberikan apresiasi dan rasa bangga terhadap para  guru di Tajurhalang yang telah memasuki masa purna bhaktinya pada tahun ini. Beliau juga berpesan kepada para guru di masa pandemi ini harus tetap semangat dalam menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar kepada siswa, baik secara tatap muka terbatas, daring maupun luring, dan harus tetap patuhi protokol kesehatan.

Pada akhir sambutannya Euis mengajak kepada seluruh guru yang ada di kecamatan Tajurhalang untuk berpartisipasi menggalang dana untuk penyelesaian gedung guru yang belum rapih tersebut.

Acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng oleh ibu Koryandik diberikan kepada ketua PGRI cabang sebagai simbol bahwa keberkahan, keselamatan serta kesejahteraan bagi guru yang merupakan pengukir masa depan anak bangsa.

Acara berikutnya pemberian cindera mata bagi keempat guru yang memasuki masa purna bhakti, yaitu Acu, Amat Wahyudin, Nurhamid, dan Esih, dan dilanjutkan pemberian bunga dari beberapa siswa kepada sebagaian guru yang hadir. Tak kalah menarik diakhir acara ini para hadirin menikmati nasi tumpeng disuguhkan dengan permainan gitar akustik dari ketua K3S juga penampilan dari guru-guru lain yang menyumbangakan suara emasnya dengan diiringi alat musik organ hingga muncul uang saweran dari  peserta yang hadir dan terkumpul kurang lebih dua juta rupiah yang akan digunakan untuk membantu penyelesaian gedung guru.

Turut hadir pada acara ini Koordinator Pelayanan Tajurhalang, Euis Farida, Ketua Cabang PGRI Tajurahalang, Amsar Zaini, Ketua KKKS, Senin Suardi, Pengawas SMP wilayah binaan Kecamatan Tajurhalang, Yeyen serta para kepala sekolah dan guru dari TK, PAUD, SD, SMP dan SMA ae Kecamatan Tajurhalang.

(Kontributor Red.Mury, editor : DidiS)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous post Karawang Sukses Lakukan Swab PCR dan Evakuasi Masal ODGJ Berat ke RSJMM
Next post Buruh Cianjur tergabung dalam ABCM, Turun ke Jalan, Tuntut Kenaikan UMK
Close