Read Time:58 Second


BOGOR – Alokasi anggaran Dana Desa Th 2022 sebesar 20% untuk ketahanan pangan dibeberapa desa sudah bisa direaalisasikan penggunaannya, dan teknis pelaksanaannya harus melalui musdes terlebih dahulu untuk menentukan jenis kegiatan yang akan dikembangkan sebagai bentuk ketahanan pangan desa.
Sebagaimana Musdes dilaksanakan oleh Pemdes Cikeas, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor belum lama ini membahas penggunaan anggaran ketahanan pangan dilaksanakan di aula kantor desa, Selasa (02/08/2022).

Kepala Desa Cikeas, H.Ervan Sulaeman mengatakan, Musdes digelar sebagai syarat untuk menentukan jenis usaha yang akan dikembangkan sebagai bentuk ketahanan pangan, baik dari jenis hewani maupun nabati.

“Kita bermusyawarah untuk menentukan jenis usaha yang akan dikembangkan, apa saja yang nanti akan dijalankan sebagai ketahanan pangan didesa cikeas, kita harus sepakati bersama sebelum pelaksanaanya,” ujar Ervan.

Sementara itu, Babinsa Cikeas Serka Sadiman siap mengawal kegiatan ketahanan pangan yang nanti akan dilaksanakan. Memastikan kegiatan berjalan tanpa ada hambatan.

“Babinsa siap mengawal kegiatan ketahanan pangan yang ada didesa binaan, memastikan saat pelaksanaannya nanti tdak ada hambatan atau halangan,” tegasnya.

Kades berharap ketahanan pangan nantinya akan bermanfaat bagi warga desa dalam pemulihan ekonomi pasca pandemi, dapat memenuhi kebutuhan pangan baik kebutuhan pangan hewani ataupun nabati, khususnya bagj warga Desa Cikeas.

Laporan : AJH

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous post BPK Nilai Wajar Dengan Pengecualian (WDP) untuk LKPD 2021 Pemkab Bogor
Next post Ternak Kambing, Produk Unggulan Ketahanan Pangan Desa Cilebut Timur
Close