Read Time:1 Minute, 41 Second

Kota Bandung –
Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Komunitas Rakyat Ekonomi Kecil (KOREK) melakukan unjuk rasa untuk mempertanyakan program MOTEKAR yang dikeluarkan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan Anak dan Keluarga Berencana ( DP3AKB) yang selama ini dianggap kurang berjalan dan kurang bermanfaat bagi masyarakat kecil. Rabu, (25 Mei 2022). Sekitar pukul 11.00 WIB.

Perlu diketahui, Program MOTEKAR adalah Motivator Ketahanan Keluarga, sedangkan Tenaga Motivator Ketahanan Keluarga berasal dari masyarakat yang berada di Desa/Kelurahan setempat yang memiliki kemauan, pengetahuan, dan keterampilan melakukan kegiatan pemberdayaan keluarga melalui sinergitas berbagai program terkait yang tersedia dalam lingkup Desa/Kelurahan setempat untuk meningkatkan kualitas kehidupan keluarga.

Dalam hal ini, LSM KOREK menuntut DP3AKB agar lebih amanah dalam mengelola anggaran serta menjalankan program MOTEKAR tersebut agar lebih bermanfaat bagi masyarakat kecil.

Ketua Umum LSM KOREK, Khadafi Pane SH, MH mengatakan, DP3AKB Provinsi Jawa Barat diamanahkan anggaran sekitar 14 milyar, namun masih banyak rakyat yang tidak merasakan dari realisasi anggaran tersebut.

“Ada rakyat yang mau digusur akibat program Citarum Harum, listriknya diputus, mereka hidup tanpa cahaya listrik, anak istrinya menangis, mereka mengeluhkan nasibnya datang pada kami, lalu kami mencoba ke Satgas Citarum Harum, dan mereka berkata ‘tidak ada solusi’, dimana hati nurani kalian?”, katanya.

Selain itu, pihaknya sudah meminta audiensi, namun seolah diabaikan dan seperti dianggap tidak penting oleh para pemangku amanah yang ada di dinas itu.

“Apakah masyarakat mengetahui apakah itu MOTEKAR?, banyak pihak dan masyarakat yang tidak mengetahuinya. Berarti program itu kurang dirasakan manfaatnya oleh rakyat kecil”, katanya.

Khadafi menambahkan, LSM KOREK sudah berdiri 16 tahun, dan tidak pernah serta takut untuk membela serta menyuarakan aspirasi rakyat kecil.

Walaupun banyak tekanan dan kecaman ataupun ancaman, pihaknya tidak pernah gentar untuk membela rakyat kecil dan akan terus terdepan untuk menyampaikan pesan morilnya.

“Jadi dalam hal ini, kami mewakili rakyat kecil dan mengacu pada undang-undang dalam kebebasan mengemukakan pendapat dihadapan umum. Maka, LSM KOREK menuntut DP3AKB agar lebih transparan, tidak alergi terhadap Ormas dan LSM, serta DP3AKB harus lebih amanah dan lebih peduli terhadap penderitaan rakyat. Juga menjalankan tugasnya dengan baik”, tutupnya.
(Ppri/Red)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous post Perkuat Kapasitas Staf Ahli Kepala Daerah, Kemendagri Gelar Diklat
Next post Penyampaian Rekomendasi DPRD Terhadap LKPJ Bupati Bogor TA 2021
Close