Read Time:1 Minute, 18 Second


Bandung ||
Mewakili Bupati Bogor Ade Yasin, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bogor Bayu Ramawanto menghadiri kegiatan launching detikJabar yang dikemas melalui acara “detikcom Lebih Dekat ke Jawa Barat” yang berlangsung di Amphitheatre Trans Studio Bandung, Sabtu (26/3/2022). 

Melalui sambutan, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyatakan bahwa Gubernur Jabar mendorong kepala daerah di Jawa Barat supaya lebih interaktif di media sosial. Katanya pejabat sekarang harus mempunyai media sosial, sebab di era teknologi digital media sosial ini sangat penting. 

Menurutnya, medsos bisa digunakan kepala daerah untuk kepentingan banyak hal. Mulai dari menampilkan agendanya sehari-hari hingga bisa jadi sarana edukasi bagi warganya terutama di media sosial. 

“Kalau saya di medsos itu empat, pertama buat nampilin agenda, kedua untuk klarifikasi, ketiga edukasi, keempat untuk lucu-lucuan. Kalay saya, proporsinya 30% itu lucu-lucuan, 70% itu untuk edukasi,” ujar Ridwan Kamil. 

Gubernur Jabar juga meminta kepada kepala daerah agar bisa membuat postingan yang menarik dengan bahasa yang ringan dan humoris, artinya postingan itu tidak harus selalu bersifat resmi, tapi bisa disisipkan beberapa humor maupun guyon agar lebih menarik perhatian publik. 

“Orang Indonesia itu lebih suka yang postingan humoris dan itu sudah saya buktikan. Saat akan melakukan Adipura saya posting dengan kalimat “hey warga Bandung siap-siap kita raih Adipura buanglah sampah pada tempatnya”, respon masyarakat hanya 500. Tapi pas saya ganti dengan “hey warga Bandung siap-siap kita raih Adipur, buanglah sampah pada tempatnya, buanglah mantan pada temannya”, yang komen 5000 ribu. Orang Indonesia itu komennya banyak kalau postingannya humoris, kalau postingannya serius yang komen sedikit,” tandasnya. (Red)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous post Ini Rekam Jejak Professor Terawan, Dokter Penggagas Vaksin Nusantara yang Kini Dipecat IDI
Next post PKK Kabupaten Bogor Beri Kadernya Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana
Close