Read Time:1 Minute, 56 Second

CIBINONG –
Ketua Tim Penggerak Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Bogor, Halimatu Sadiyah Iwan melantik 8 Ketua TP PKK Kecamatan di Gedung Tegar Beriman, Cibinong (14/6). Pada kesempatan tersebut ia sampaikan keluarga harus jadi fokus perhatian TP PKK

Kedelapan orang yang dilantik diantaranya Ketua PKK Kecamatan Caringin, Kecamatan Megamendung, Kecamatan Bojonggede, Kecamatan Sukamakmur, Kecamatan Tenjo, Kecamatan Kemang, Kecamatan Sukaraja, dan Kecamatan Babakan Madang.

“Atas nama pribadi dan Ketua TP PKK Kabupaten Bogor, saya ucapkan selamat kepada para ketua TP PKK kecamatan yang baru dilantik. Saya yakin dan percaya bahwa mereka sudah memiliki wawasan, pengalaman dan kemampuan tentang pengelolaan gerakan PKK,” ungkap Halimatu.

Dengan berpedoman pada hasil Rapat Kerja Nasional IX PKK tahun 2021, tugas dan fungsi Ketua PKK Kecamatan dalam posisi sebagai pendamping suami, dan sebagai penasehat organisasi-organisasi perempuan yang ada di wilayah kecamatan masing-masing.

“Saya ucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada bapak-bapak Camat selaku ketua pembina gerakan PKK kecamatan yang telah membantu dan bekerjasama dalam pelaksanaan program-program PKK,” ujarnya.

Tepat pada tanggal 4 Maret 2022, gerakan PKK telah memasuki usia yang ke 50, tahun emas gerakan PKK di Indonesia. Ketua umum TP PKK memberi arahan untuk mengembalikan gerakan PKK pada ruhnya, yaitu sebagai gerakan masyarakat untuk pemberdayaan keluarga.

“Keluarga harus menjadi fokus perhatian kita yang menjadi unit terkecil dari masyarakat, sehingga apabila keluarga dapat kita berdayakan sesuai dengan potensinya, berarti gerakan PKK juga sudah memberdayakan masyarakat secara keseluruhan,” kata Halimatu.

Pemkab Bogor, dalam upaya mewujudkan visi Kabupaten Bogor termaju, nyaman dan berkeadaban menyelenggarakan program pemberdayaan dan pembangunan ketahanan keluarga, antara lain melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB). Selain itu juga yang bersifat lintas sektoral dan bersinergi dengan berbagai stakeholder dan mitra kerja termasuk dunia usaha, perguruan tinggi, TP PKK, Dharma Wanita Persatuan dan lain sebagainya.

Mewakili Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspemkesra) Kabupaten Bogor, Hadijana menyebutkan, keluarga merupakan institusi utama dan pertama yang berperan besar dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas di masa depan.
 
“Saya berharap para Ketua PKK Kecamatan yang baru mampu berperan aktif serta menjalin kerjasama yang baik dengan berbagai mitra kerja untuk memberdayakan dan meningkatkan ketahanan keluarga Kabupaten Bogor, menjadi lebih sehat, cerdas, bahagia, di tengah dinamika khususnya di masa pemulihan sosial dan ekonomi,” papar Hadijana.
(Red)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous post Program MOTEKAR oleh DP3AKB Jabar Kurang Terasa Manfaatnya, Bagaimana Realisasikan Anggaran?
Next post Belajar Program Tahfidz Qur’an, Pemda 50 Kota Sambangi Pemkab Bogor
Close