Read Time:1 Minute, 6 Second

Bogor – Kasus Suap yang menjerat Bupati Non Aktif Bogor, Ade Yasin yang melibatkan beberapa oknum BPK Jabar, sedikit demi sedikit sudah mulai terkuak di ruang sidang Pengadilan Negeri Tipikor Bandung.

Dalam dakwaannya, Jaksa penuntut umum (JPU) terungkap bahwa Ade Yasin memberikan uang senilai 100 juta rupiah untuk kontribusi uang sekolah eks Kepala BPK Jabar, Agus Khatib.

Walaupun dakwaan JPU tersebut dibantah oleh kuasa hukum Ade Yasin dalam eksepsinya dan juga oleh pihak Agus Khatib, namun Ketum AIPBR punya pandangan lain, “Untuk mengurai kasus ini biar terang menderang, seharusnya KPK menahan Mantan Kepala BPK Provinsi Jawa Barat, Agus Khotib, apalagi sudah pernah dilakukan pemanggilan kepada yang bersangkutan dan diperkuat dengan adanya dakwaan dari JPU,” ungkapnya

Aktivis 98 ini melanjutkan bahwa penyuap dan penerima suap di mata hukum sama sama sebagai pelaku kejahatan korupsi, “Ini merupakan citra buruk kinerja KPK, bahkan terindikasi tebang pilih dan setengah setengah dalam memberantas korupsi. Langkah Kepala BPK RI yang sudah menon aktifkan Agus Khotib itu pertanda kalau keterlibatan Agus Khotib tidak diragukan lagi, sehingga wajib KPK memproses dan menahannya bersama dengan terdakwa yang lain,” terangnya.

“Sangat disayangkan kalau KPK tidak bertindak adil, ada yang di tangkap dan ada yang tidak. Sepertinya masyarakat kembali menguji independensi dan kinerja dari lembaga anti rasuah, apakah berani atau tidak menyeret Agus Khotib mantan kepala BPK Jabar ke Pengadilan,” terangnya.
(Red).

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous post AIPBR Hadiri Undangan DLH Bahas Layanan Masyarakat dan Fungsi Sosial Kontrol
Next post Gelar Senja Akan Dilaksanakan Setiap Bulan Demi Bangkitkan Semangat Anggota Pramuka
Close