Keluarga Berharap Rika Oktavani Dapat Pulang dari Arab Saudi

SUKABUMI ||
Didampingi oleh perangkat Desa Babakpari Kecamatan Cidahu Kabupaten Sukabumi, Mela mengadukan nasib Rika Oktavani yang berada di Arab Saudi ke Polres Sukabumi melalui Kanit PPA pada 8 Febuari 2022, Senin (14/2/2022).

Mela kakak Rika mengatakan, pada hari Selasa tanggal 8 Febuari 2022 saat itu, kami mengadukan kejadian ini ke Polres Sukabumi di bagian PPA, laporan tersebut langsung di terima oleh Kanit PPA.

“Saya memberikan bukti-bukti kepada anggota polisi, lalu saya menceritakan kronologis kejadian kepada pihak kepolisian, dan laporan tersebut diterima dengan baik,” ujar Mela

“Awal keberangkatan Rika ke Arab Saudi itu dadakan, meminta izin kepada ibu saya pada sore dan minta tandatangan ke ibu saya, ibu saya tidak membolehkan Rika untuk pergi ke Arab Saudi. Kata Rika, gak bisa karena sudah dapat paspor dan sudah cek kesehatan, kalau tidak jadi Rika di denda sebesar tiga puluh juta,” ungkap Mela menirukan kata Rika ke ibunya.

“Ya mau gimana lagi kita orang gak punya, jadi terpaksa ibu saya tandatangan persyaratan tersebut. Ibu saya baru tahu kalau Rika mau berangkat sore hari. Pada hari keberangkatan, ibu saya mau ikut ke PT tersebut namun tidak diperbolehkan oleh sponsor,” imbuh Mela.

“Saya bisa tahu kejadian ini saat Rika menghubungi saya melalui WA, dan menjelaskan kejadian yang menimpa adik saya. Harapan saya kepada Pemerintah Pusat, Pemerintah Kabupaten Sukabumi dan Presiden agar adik saya dapat pulang ke Indonesia atau ke rumah ibu saya, ke kampung Kuta RT 004 RW 005 Desa Babakpari Kecamatan Cidahu Kabupaten Sukabumi. Karena anaknya bernama Ramdan Pratama umur 7 tahun dan yang kedua, Gilang umur 5 tahun selalu mencari Rika ibunya,” pungkas Mela kakak Rika.

(Red)

Close