Read Time:1 Minute, 0 Second

BOGOR ||
Gaduh di dunia publisistik, adanya dugaan penyimpangan anggaran 130 juta rupiah Bantuan Provinsi (Banprov) di salah satu desa di Kecamatan Cigombong Kabupaten Bogor Jawa Barat yang diduga dilakukan oleh Kades Cisalada.

Alih-alih untuk tambahan insentif Kades, Perangkat dan infrastruktur, malah dipergunakan untuk pembangunan fasilitas olahraga raga berupa lapangan tempat bermain bola mini (futsal) setelah dipotong insentif perangkat desa.

Dikutif dari salah satu media online Bogor, menurut Kepala Desa (Kades) Cisalada, M Datul Kahfi saat dihubungi melalu Pesawat selularnya membenarkan, “Ia memang kita peruntukan untuk lapangan kecil tapi kita sudah berkordinasi dengan BPMPD dan membolehkan”.

Lebih jauh Kades menjelaskan, kalau masih dilingkungan Desa boleh karna renovasi bangunan yang dibelakang desa sudah selesai jadi kita bangunkan lapangan tersebut dan terus terang saja itu sudah menghabiskan anggaran sekitar Rp.100 juta lebih,” imbuh Kades.

Menyikapi pembangunan Lapangan Futsal tersebut, Ketua DPC LSM Indonesia Morality Watch (IMW) Muhammad Rey Candra angkat bicara, “Untuk pembangunan lapangan Futsal ya jelas tidak boleh menggunakan Banprov, karena didalam Juklak Juknisnya juga tidak ada. Apakah memang tidak ada lagi pembanguan desa yang harus dibangun atau diperbaiki misalkan jalan setapak atau drainase, selain lapangan futsal? Yang jelas itu menabrak aturan Gubernur Jawa Barat,” jelas Ketua IMW DPC Kabupatan Bogor.

(Red)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous post Malam Tahun Baru 2022, Ini Yang Dilakukan Bapera Simpenan Sukabumi
Next post Tabrakan Beruntun di Parungkuda, 2 Orang Tewas
Close