Read Time:1 Minute, 57 Second

CIBINONG –
Guna mendongkrak perekonomian para pelaku Ekraf dan UMKM milenial sekaligus mendorong lahirnya pelaku usaha baru di Kabupaten Bogor, Bupati Bogor Ade Yasin didampingi Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan luncurkan Buku Produk dan Jasa Ekraf (Produktif) Kabupaten Bogor. 

Menurut Bupati Bogor diluncurkannya Buku Produk dan Jasa Ekraf (Produktif) diharapkan dapat menumbuhkan ide kreatif, bagi para pelaku ekonomi kreatif dalam menghasilkan produk yang inovatif dan berkualitas. Selain itu, diharapkan mampu mendorong lahirnya para pengusaha serta wirausaha baru di Kabupaten Bogor yang berdaya saing.

“Ini perlu sosialisasi dan disebar secara masif, agar buku ini bisa sampai dan dibaca oleh masyarakat, sehingga bisa jadi panduan dalam menumbuhkan ide bagi mereka yang akan memulai usaha. Jangan sampai setelah acara peluncuran, bukunya ditimbun di gudang akhirnya tidak ada solusi, bagaimana anak muda ini bisa memulai usaha baru,” kata Ade Yasin usai menyerahkan sertifikat kepada pengusaha hotel dan mini showcase hasil produk pelaku Ekraf Kabupaten Bogor, yang digelar di Gedung Tegar Beriman, Jumat (22/4/2022).

Ade Yasin lebih lanjut menjelaskan, di Kabupaten Bogor pelaku Ekraf cukup potensial bahkan jumlahnya menembus angka 4.400 pelaku Ekraf yang mampu menghasilkan berbagai produk inovatif dan kreatif. Sebagian diantaranya bahkan memanfaatkan limbah tumbuhan menjadi produk yang bernilai ekonomi tinggi dan menjadi salah satu produk lokal yang banyak diminati masyarakat. 

“Karena pertumbuhan Ekraf di Indonesia memang cukup cepat mencapai 5,10% dan berkontribusi cukup signifikan terhadap PDB. Adapaun kontribusinya mencapai 7% dari PDB dan menjadikan Indonesia urutan ketiga di dunia, sebab kontribusi Ekraf se-Indonesia terhadap PDB ini mencapai 1.105 triliun rupiah,” terangnya.

Bupati Bogor juga mengapresiasi para pelaku usaha hotel yang telah mendapat sertifikasi. Menurutnya, sertifikasi ini sesuatu yang berharga, karena tidak semua bisa mendapat kesempatan ini, dan diharapkan dapat memberikan motivasi dalam mendorong pariwisata di Kabupaten Bogor.

“Agar menjadi daerah pariwisata terkenal dan punya kualitas sama dengan destinasi wisata bertarap nasional dan internasional. Semoga mampu mewujudkan harapan kita untuk membesarkan ekonomi kreatif dan pariwisata Kabupaten Bogor agar maju, berkembang dan sukses serta dapat mensejahterakan masyarakat,” tukasnya.

Kepala Disbudpar Kabupaten Bogor, Deni Humaedi menambahkan, peluncuran buku ini dilaksanakan bertepatan dengan peringatan Hari RA Kartini dan menyambut hari buku sedunia yang jatuh pada 23 April 2022 esok. 

“Melalui launching Buku Produk Usaha dan Jasa Ekonomi Kreatif edisi pertama tahun 2020, diharapkan mampu mengembangkan ekosistem ekonomi kreatif, serta dapat membawa cakrawala pengetahuan kita,” tandas Deni.

(Red)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous post 21.491 Botol Miras Dimusnahkan, Ini Pesan Tegas Bupati Bogor
Next post Target Juara Umum di Peparda VI Jabar 2022, Ade Yasin Suntik Dana Hibah Rp 18 Miliar ke NPCI Kabupaten Bogor
Close