Read Time:2 Minute, 28 Second

Bogor Kab – Keberadaan Organisasi Profesi Jurnalis ‘Aliansi Insan Pers Bogor Raya’ (AIPBR) resmi dideklarasikan oleh seluruh anggotanya dan dilanjutkan dengan Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) berjalan penuh khidmat dengan dilengkapi santunan Yatim berlangsung di Gedung Tegar Beriman Pemda Kabupaten Bogor, Jumat (16/9/2022).

Pemberian santunan Yatim dalam acara Deklarasi AIPBR dilakukan secara simbolis

Pelantikan dan pengukuhan pengurus AIPBR dilakukan oleh Dewan pendiri, H Riskan Sahpudin SE serta dilanjutkan dengan pembacaan Ikrar AIPBR dipandu oleh Ketua Dewan pembina, Ir H Andri dengan diikuti oleh seluruh Pengurus dan Anggota AIPBR yang hadir. Sementara pemberian santunan Yatim dilakukan secara simbolis.

Dalam sambutan Plt, Bupati Bogor Iwan Setiawan sekaligus mewakili Sekda Burhanudin menyampaikan pesan, dalam era digitalisasi, pers mendapat tantangan terhadap produk jurnalistiknya.

Maraknya berita hoaks di media sosial merusak harkat dan martabat wartawan sebagai pilar bangsa.

Untuk itu harap iwan, AIPBR harus menjaga marwah pers, yang kredibel, independen selalu kritis dalam mengawal pembangunan di kabupaten Bogor sambungnya,

“Semoga silahturahmi antar pemerintah kabupaten Bogor dengan jurnalis selalu terjalin dengan baik,” tukasnya,

Sementara Kapolres Bogor yang di wakili oleh Humas Iptu Desy Triana menyampaikan ucapan selamat atas acara deklarasi pelantikan dan pengukuhan pengurus Aliansi Insan Pers Bogor Raya, semoga selalu jaya raya, katanya.

Sementara Humas Panitia Deklarasi, Herman Koto menyampaikan ucapan terimakasih atas dukungan serta kehadiran Muspida kabupaten Bogor dalam acara deklarasi dan santunan yatim Aliansi Insan Pers Bogor Raya.

Menutup rangkaian Acara, Ketua Umum AIPBR, Alif Simanjuntak dalam sambutannya mengatakan keanggotaan AIPBR terdiri dari organisasi pers dan para wartawan.

Menurut Alif, AIPBR terbentuk dari sebuah gerakan moral, “sejatinya AIPBR terbentuk dari sebuah gerakan moral yang saat itu kami melawan kezoliman dari oligarki Penguasa, sehingga kami terbentuk hingga melahirkan nama AIPBR tersebut”.

“Setelah terbentuk, AIPBR tentunya juga harus melaksanakan amanah dengan merencanakan program kerja jangka pendek, menengah dan panjang, dengan kerangka acuan kerja berupa edukasi terhadap pengurus dan anggota agar menyajikan peberitaan yang konstruktif, selalu menghormati hak-hak publik, meski kami masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki,” aku Alif.

“Kami akui pula bahwa AIPBR usianya masih seumur jagung, sehingga kami perlu banyak beradaptasi menyatukan persepsi upaya menyesuaikan visi dan misi organisasi,” tutur Alif.

“Kami, AIPBR juga merasakan, betapa beratnya mengawal demokrasi, apalagi tahun depan kita dihadapkan tahun politik, Pileg, Pilkada dan Pilpres, tentunya Pers harus mampu mengawal demokrasi lokal di kabupaten Bogor. Kami berharap, AIPBR dapat bersinergi dengan semua pihak,” tutup Alif Simanjuntak mengakhiri sambutan nya.

Acara Deklarasi juga menyuguhkan tausiah yang diisi oleh Penceramah Raden KH M Yans Alfatih, SH / Da’i Provos Polisi dan hiburan seperti Tarian Kapidara dari sanggar seni getar Pakuan dibawakan oleh Safa Putri Kirana dan diakhiri dengan acara bebas berupa organ tunggal.

Hadir dalam acara tersebut Muspida Kabupaten Bogor, Ketua dan Jajaran PWI, PWRI, Dewan Pers Indonesia (DPI), Dewan Kesenian Kab.Bogor, Paguyuban Ojol Kabupaten Bogor, APDESI, Para Kepala Desa, Ormas dan para tamu undangan serta para Wartawan dari berbagai media yang setia mengawal perjalanan deklarasi AIPBR hingga tuntas dengan berjalan tertib dan kondusif bahkan penuh khidmat. (Red )

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous post Dirut CBA Pinta KPK Periksa 2 Proyek DAK Pemkab Subang
Next post Danramil Sukaraja Buka Acara Latihan Lapangan Bivax dan Karya Bakti PPM
Close