Read Time:1 Minute, 12 Second

BOGOR – Adalah Ki Ebet, seniman sekaligus pengrajin alat musik tradisonal sunda Celempung dan Karinding yang semakin langka ditengah perkembangan zaman serta gempuran alat musik modern kekinian yang digandrungi anak muda. Namun demikian, sebagai seniman sunda dirinya terus eksis mempertahankan budaya sunda dengan membuat Celempung dan Karinding, alat musik berbahan baku bambu andong yang sudah jarang keberadaanya.

Celempung dan Karinding Alat Musik Tradisional Sunda yang Hampir Punah

Saat dikunjungi oleh Babinsa Cijujung Pelda Diman, pada Jum’at (20/01/2023) Ki Ebet sekilas bercerita tentang alat musik tradisional yang masih dipertahankan sampai saat ini olehnya. Menurutnya Celempung dan Karinding pada masanya digunakan oleh masyarakat sebagai pengusir hama. Sedangkan celempung sebagai alat musik pelengkap calung yang mempunyai suara bass.

“Karinding pada zamannya diyakini sebagai bebunyian pengusir hama, sedangkan celempung seperti alat musik calung yang memiliki suara bass karena disalah satu sisinya yang berlubang diberi karet ban agar menghasilkan suara menggema layaknya suara bass,” ujarnya.

Babinsa Cijujung, Pelda Diman saat mencoba memainkan kedua alat musik tersebut merasa kesulitan, menurutnya dibutuhkan keahlian khusus untuk dapat memainkannya karena harus diselaraskan dengan nada bernotasi sunda.

“Sulit untuk memainkan kedua alat musik ini, butuh keahlian khusus untuk dapat memainkannya, suara yang dihasilkannya juga sangat unik terdengar khas suara alat musik dari pasundan,” jelas Babinsa.

Lebih lanjut Babinsa mengajak masyarakat untuk dapat melestarikan alat musik tradisional sunda yang keberadaannya sudah semakin sulit ditemukan juga memperkenalkan alat musik tersebut kepada generasi muda sebagai warisan budaya sunda yang harus dilestarikan.
Laporan : AJH

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post Gercep Polsek Leuwiliang Tangani Pengaduan Masyarakat
Next post Ormas Garis dan Sapujagat Cabang Cisero, Geruduk PT Wan Shi Da, Bela Hak Masyarakat
Close