Read Time:1 Minute, 2 Second

CIJERUK | BOGOR ||
Pasca sakitnya Camat Cijeruk, Bangun Septa diduga Covid 19 Varian Omicron, Kompol Sumijo selaku Kapolsek Cijeruk mengambil sikap untuk membatasi pengunjung yang ingin berwisata khususnya di wilayah Cijeruk tidaklah mudah, karena antusias pengunjung yang cukup tinggi, Jumat (11/02/2022).

Saat dimintai keterangan lebih lanjut melalui ponselnya, Kompol Sumijo cukup sigap menanggapi pertanyaan demi pertanyaan dari rekan media, Kapolsek mengatakan dengan adanya temuan covid di wilayah sektor Cijeruk pihaknya membatasi jumlah pengunjung di tempat kuliner, rumah makan, cafe dan wisata lain nya.

“Kami menghimbau berdasarkan Inmendagri nomor 6 tahun 2022 untuk lokasi seperti tempat kuliner, rumah makan, kafe dan tempat wisata lainnya agar mematuhi peraturan tersebut,”bjelasnya.

“Kepada pihak pemilik maupun pihak pengelola tempat wisata yang ada di wilayah Cijeruk agar membatasi pengunjung wisata sebanyak 50 persen dari biasanya dan hanya di perbolehkan untuk buka sampai pukul 21:00 WiB,” ucapnya.

“Apabila pihaknya menemukan ada tempat wisata di sektor Cijeruk yang masih membandel dan tidak mematuhi himbauan tersebut, maka pihak Polsek Cijeruk tidak akan segan-segan memberikan sangsi tegas,” terangnya.

Kompol Sumijo berharap agar pengelola, pengunjung dan masyarakat selalu mematuhi protokol kesehatan (Prokes) dengan mencuci tangan, memakai masker dan tidak berkerumun guna memutus mata rantai di masa pandemi Level 3 saat ini.
(Red)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous post Ade Yasin Intruksikan Jajarannya Tingkatkan Kemampuan MCP u tuk Cegah Korupsi
Next post Batik Kabupaten Bogor Menuju Paris Fashion Week, Ade Yasin Harapkan Go Internasional
Close