Read Time:4 Minute, 8 Second

CIBINONG BOGOR ||
Bupati Bogor, Ade Yasin resmikan Gedung Baru dan Penunjang RSUD Cibinong, Selasa, (22/3/22).  Bupati Bogor menegaskan agar peningkatan sarana prasarana dapat diimbangi dengan peningkatan kualitas layanan Sumber Daya Manusia agar kemajuan Rumah Sakit dapat dirasakan oleh masyarakat secara optimal.

Bupati Bogor Ade Yasin mengungkapkan bahwa di tengah upaya penanganan pandemi Covid-19, Pemerintah Kabupaten Bogor tetap mampu menjalankan komitmen meningkatkan kapasitas layanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Bogor khususnya di wilayah Bogor Raya, salah satunya dengan selesainya pembangunan gedung baru dan penunjang RSUD Cibinong. 

“Saya titip, kepada semua RSUD agar peningkatan pembangunan sarana prasarana ini harus diimbangi dengan peningkatan kualitas layanan. Bukan bangunan saja yang baru dan fasilitas yang canggih, tetapi juga harus diimbangi dengan peningkatan pelayanan dari sumber daya manusia yang ramah, cepat dan berkualitas agar kemajuan RS dapat dirasakan oleh masyarakat secara optimal. Para petugas rumah sakit, baik dokter, perawat maupun tenaga kesehatan lainnya,  semoga terus semangat dalam menjalankan tugas melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” ujar Ade Yasin.

Ade Yasin menambahkan, sebagaimana diketahui, RSUD Cibinong  adalah rumah sakit yang telah cukup lama berdiri, yaitu sejak 11 juni 1984 dan saat ini telah menerapkan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (PPK-BLUD) secara penuh.  Bahkan Pada tahun tahun 2014 RS Cibinong masuk ke dalam RS rujukan regional di Jawa Barat dengan fasilitas yg baik dan dituntut untuk memiliki pelayanan unggulan dengan fasilitas yang memadai dan Sumber Daya Manusia (SDM)  yang profesional. 

“Kami turut bangga atas selesainya pembangunan beberapa gedung baru dan bertambahnya pelayanan penunjang di RSUD Cibinong ini. Kami harap RSUD Cibinong selain punya fasilitas bagus, kami ingin juga pelayanan yang maksimal, karena masyarakat lebih mengharapkan pelayanan yang baik disamping kelengkapan alat-alatnya. Untuk itu berikan pelayanan yang maksimal, layani masyarakat dengan ramah dan tunjang juga dengan alat alat yang mumpuni,” ungkap Ade Yasin.

Menurut Ade Yasin bahwa, sebagai Rumah Sakit Rujukan Regional di Jawa Barat ia berharap RSUD Cibinong terus melakukan pengembangan pelayanan dan sarana prasarana sebagai penunjang  pelayanan. Selama tahun 2021 RSUD Cibinong melakukan pembangunan seperti Gedung Poned sebagai sarana pelayanan emergensi ibu dan bayi baru lahir, lalu gedung hemodialisa untuk pengembangan pelayanan cuci darah, ada  gedung rehabilitasi medik, gedung Wijaya Kusuma sebagai pengembangan rawat inap penyakit syaraf  dan gedung Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), serta sarana penunjang medis seperti MRI 3 yang dapat mendeteksi permasalahan organ tubuh tanpa takut terpapar radiasi.

“Saya juga apresiasi kepada RSUD Cibinong, yang telah memberikan fasilitas ruang tunggu yang cukup representatif khususnya untuk keluarga pasien yang dirawat. Pemerintah Kabupaten Bogor terus berupaya meningkatkan dan mendekatkan layanan fasilitas kesehatan kepada masyarakat, baik melalui peningkatan status RSUD, termasuk penambahan pembangunan sarana dan prasarana, dan membangun RSUD baru di Parung, untuk mencapai Karsa Bogor Sehat dan menjawab tantangan kebutuhan pelayanan kesehatan yang terus meningkat,” terang Bupati Bogor.

Lanjutnya menerangkan, disamping itu RSUD Cibinong juga telah mengembangkan pelayanan hiperbarik (terapi oksigen murni) yang belum dimiliki Rumah Sakit lain di Kabupaten Bogor, sehingga masyarakat Kabupaten Bogor, tidak perlu jauh-jauh ke Jakarta untuk mendapatkan terapi oksigen murni. Sebagai upaya untuk mewujudkan RSUD Cibinong sebagai RS modern dengan metode digitalisasi, juga telah dikembangkan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) melalui elektronik rekam medis atau pelayanan paperless. 

“Alhamdulilah RSUD Cibinong masuk kategori rumah sakit terlengkap di Kabupaten Bogor, dengan alat yang sangat mumpuni, dan diharapkan terus ditambahkan alat-alat baru yg lain, semuanya agar dianggarkan dan juga dianggarkan untuk biaya perawatannya, supaya dijaga dan maksimal baik perawatan dan penggunaannya dalam melayani masyarakat Kabupaten Bogor. Manfaatkan era digitalisasi ini dengan sebaik baiknya, harus update terus agar tidak tertinggal oleh teknologi-teknologi  terbaru,” tutur Ade Yasin.

Ia menegaskan, kalau pemerintah daerah saja mampu memberikan beasiswa sebanyak 1.500 kepada masyarakat dengan nama Program Beasiswa Pancakarsa, seharusnya BLUD juga bisa mendanai dokter – dokter muda untuk disekolahkan lagi menjadi dokter spesialis yg lebih modern. 

Selanjutnya, Dirut RSUD Cibinong, Wahyu Eko Widiharso mengatakan, peran RSUD Cibinong dalam pelayanan masyarakat semakin meningkat sejak ditetapkannya rumah sakit ini menjadi rumah sakit regional tahun 2014,  dalam melaksanakan Karsa Bogor Sehat dan Karsa Membangun, di tengah pandemi Covid-19 ini beberapa fasilitas layanan baru sudah tersedia di RSUD Cibinong.

“Semoga dengan diresmikannya gedung dan layanan penunjang hari ini dapat bermanfaat bagi sebagian besar masyarakat Kabupaten Bogor,” imbuhnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Mike Kaltarina menyatakan, merupakan suatu kebanggaan Kabupaten Bogor melihat perkembangan RSUD Cibinong, berkembang dengan pesat bahkan di tengah pandemi Covid-19, RSUD Cibinong telah berkomitmen mengembangkan pelayanan baru dan memenuhi sarana dan prasarana pelayanan di Kabupaten Bogor.

“RSUD Cibinong dengan cepat merubah layanan yang tadinya hanya untuk pelayanan umum juga melayani pasien Covid, kini terus merubah dengan tambah-tambahan meta filter dan fasilitas pelayanan untuk MRI, mudah-mudahan ini mampu bersaing dengan Rumah Sakit Swasta, juga mampu memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” tandasnya. 

Sebagai informasi turut hadir dalam kegiatan tersebut yakni Ketua dan Wakil Ketua DPRD, Dandim 0621, Sekda Kabupaten Bogor, perwakilan Forkopimda, beberapa Kepala Dinas lingkup Kabupaten Bogor.
(Red)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous post Ade Yasin: Aspeknas Harus Sehat, Transparan, Tepat Waktu, Tepat Sasaran dan Bekualitas
Next post Pelaku Dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Tantang di Jalur Hukum
Close