Read Time:1 Minute, 55 Second

CIBINONG ||
Bupati Bogor, Ade Yasin didampingi Asisten Ekonomi dan Pembangunan dan Kepala Bagian SDA Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, menerima kunjungan Kepala Dinas ESDM Provinsi Jawa Barat, Ai Saadiyah Dwidaningsih di Pendopo Bupati guna membahas program “Jabar Caang”. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat dan pihak swasta menjalankan program pemberian akses tenaga listrik khusus bagi masyarakat miskin dan tidak mampu, Rabu (16/3).

Usai menerima kunjungan, Bupati Bogor, Ade Yasin menuturkan bahwa hari ini kami kedatangan Kadis ESDM Jawa Barat dalam rangka sosialisasi program “Jabar Caang”. Jadi ada program yang didanai oleh APBD Provinsi Jabar dan CSR untuk menerangi desa-desa yang belum teraliri listrik. 

Bupati Bogor, Ade Yasin didampingi Asisten Ekonomi dan Pembangunan dan Kepala Bagian SDA Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, menerima kunjungan Kepala Dinas ESDM Provinsi Jawa Barat

“Rencananya, program “Jabar Caang” ini untuk wilayah Kecamatan Jasinga, Tenjo, dan Cigudeg, yakni sebanyak sembilan desa. Program “Jabar Caang” ini bertujuan memberikan akses tenaga listrik khususnya bagi masyarakat miskin dan yang tidak mampu,” tutur Ade Yasin.

Jadi, lanjut Ade, kriterianya penerima program ini tentunya masyarakat tidak mampu yang belum punya listrik atau yang belum memiliki KWH mandiri, kemudian rumahnya milik sendiri.

Selanjutnya, Kepala Dinas ESDM Provinsi Jawa Barat, Ai Saadiyah Dwidaningsih menjelaskan, menyelesaikan masalah energi ini perlu kolaborasi antara pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten Bogor, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan pihak swasta melalui Corporate Social Responsibility (CSR).

“Berdasarkan inventaris ada 10.500 penerima program, sebenarnya masyarakat Kabupaten Bogor relatif sudah mendapatkan akses listrik, tapi akses listriknya belum memiliki KWH mandiri, artinya belum sesuai dengan keselamatan ketenagalistrikan. Jadi kita ingin berikan akses listrik yang layak, dengan kapasitas dayanya 450 VA untuk yang subsidi, dan ada juga yang 900 VA,” jelas Ai. 

Ai menambahkan, kemudian kami juga ada program pengembangan energi baru dan terbarukan, kami akan mengakselerasi pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap, atau solar cell. Kita mohon bantuan dan support Bupati Bogor, pemasangan ini akan kita lakukan di gedung-gedung perkantoran dab pemerintahan.

“Saat ini pemprov jabar sudah membuat pilot project di tujuh SMK di wilayah Kabupaten Bogor, yang akan kita bangun solar cell. Ini komitmen kita bersama untuk menurunkan emisi gas rumah kaca, selain itu untuk mencapai pembangunan energi di Jawa Barat sebanyak 20% di tahun 2025. Program ini akan kita lakukan secara simultan,” terang Ai Saadiyah Dwidaningsih.
(Red)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous post Sekda Hadiri Apel Gelar Pasukan PAM VVIP, Sambut Kedatangan Presiden RI 
Next post Ringankan Beban Warga Forum Wartawan Sukaraja Galang Donasi
Close