Read Time:2 Minute, 43 Second

BOGOR | LEUWISADENG ||

Bupati Bogor Ade Yasin resmikan Hunian Tetap (Huntap) tahan gempa di Desa Wangunjaya Kecamatan Leuwisadeng yang diperuntukan bagi 17 korban bencana tanah longsor yang terjadi Kampung Seluduk RT01/11, Desa Wangunjaya, Leuwisadeng pada 3 Mei 2020. 
Bupati Bogor menyatakan bahwa Huntap itu merupakan perumahan percontohan tahan gempa yang sistem bangunannya menggunakan sistem Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA) dengan teknologi konstruksi knock down. Itu diungkapkan Ade Yasin saat meresmikan 17 Huntap di Desa Wangunjaya Kecamatan Leuwisadeng, Kamis (3/2/22).
“Saya hadir disini dalam rangka peresmian 17 unit Huntap, saya ingat pada saat kejadian 2 tahun lalu tepatnya Mei 2020 saat datang kesini, saya melihat banyak hewan ternak milik masyarakat seperti kambing-kambing mati. Sepanjang jalan rumah hancur, roboh dan lain-lain sehingga saya janjikan nanti kita ganti dengan Huntap, Alhamdulilah terima kasih kepada Kades Wangunjaya yang sudah menghibahkan tanahnya untuk masyarakat dan warganya sehingga hari ini Huntap bisa kita resmikan,” terang Ade Yasin.
Bupati Bogor Ade Yasin menjelaskan, 17 Huntap tahan gempa ini menjadi perumahan percontohan sebab pembangunannya menggunakan sistem RISHA dengan teknologi konstruksi knock down. 
“Sistem ini Insyaallah tahan gempa, jadi kalau gempa mungkin ini lebih kuat, karena teknologinya sudah diuji, sebab RISHA ini selain sistem knock down juga penggabungan panel-panel beton dengan baut,” ungkap Bupati Bogor.
Menurut Ade Yasin menyatakan, Huntap ini sangat layak ditempati baik dari segi struktur tanah maupun bangunannya. Fasilitasnya juga sudah lengkap tersedia seperti listrik 900 watt dan air. 
“Kurang apalagi, listriknya dikasih, lalu airnya dikasih, jalannya juga kita kasih, kalau sudah jadi saya melihatnya juga enak berarti sepenuhnya janji saya sudah ditepati. Janji saya sebagai Bupati Bogor dengan program Pancakarsa sudah 80% itu sudah ditepati, termasuk Huntap ini,” tegasnya.
Lanjut Bupati Bogor mengatakan, pembangunan Huntap ini tidak hanya di Desa Wangunjaya Kecamatan Leuwisadeng, juga dibangun di Sukajaya, Cigudeg dan beberapa daerah yang rawan bencana, namun jumlahnya sangat besar karena terdapat ribuan yang harus dibangun, sehingga untuk meresmikannya harus menunggu kesiapan Presiden Joko Widodo.
“Karena beliau concern langsung terhadap pembangunan Huntap yang ada di 4 Kecamatan wilayah Bogor Barat,” tambah Ade Yasin.
Ia mengaku apresiasi dan berterimakasih kepada Kades Desa Wangunjaya yang telah menghibahkan tanah seluas 2.350 meter secara cuma-cuma untuk warganya. Artinya Kades Wangunjaya yang memberikan tanahnya lalu Pemkab Bogor yang membangunnya.
“Ada kerjasama yang baik antara Pemerintah Daerah dengan Pemerintah Desa, agar masyarakat yang tidak punya rumah akibat bencana banjir atau longsor  mendapat kepastian, dan akhirnya tinggal dirumahnya. Ketika kita semua peduli dan ingin membuat masyarakat yang susah jadi tidak susah, makanya penting kerjasama dan kolaborasi ini, supaya tidak ada yang merasa ditinggalkan,” tandasnya.
Selanjutnya, Kepala Desa Wangunjaya, Hanapi mengaku, sangat berterimakasih kepada Bupati Bogor Ade Yasin atas terbangun dan diresmikannya Huntap bagi para korban bencana longsor yang berlokasi di Kampung Seluduk pada tahun 2020 lalu.
“Hari ini korban bencana longsor sudah bahagia dan tersenyum, saya atas nama Kepala Desa dan seluruh tokoh masyarakat Wangunjaya pada khususnya mengucapkan terima kasih kepada Ibu Bupati, kepada dinas terkait, yang sudah melaksanakan program kemanusiaan kepada korban bencana longsor,” ungkap Kades Wangunjaya.
Sebagai informasi, turut hadir dalam kegiatan Peresmian Huntap di Desa Wangunjaya Kecamatan Leuwisadeng yakni, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Dandim 0621, Kepala DPKPP, Kepala DPMD, Kepala Cabang BJB,  Camat Leuwisadeng, Kades se- Kecamatan Leuwisadeng serta para tokoh dan alim ulama Kecamatan Leuwisadeng,. (

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous post Sekda Kabupaten Bogor Minta Perangkat Daerah Kolaborasi Menata Lahan Sawah yang Dilindungi
Next post Samisade Perlancar Mobilisasi Sektor Pertanian 
Close